fan-girling

Sabtu, 12 Januari 2013

rancangan kegiatan


Pertumbuhan kendaraan pribadi di Jakarta semakin pesat, setiap harinya ada saja masyarakat yang membeli mobil ataupun motor untuk menunjang kegiatan mereka sehari-hari dan pertumbahan tersebut tidak sejalan dengan pertumbuhan jalanan Jakarta yang hanya seperti ini terus. Belakangan ini, kendaraan yang terlihat dijalanan ibu kota yang mendominasi ialah kendaraan pribadi, walaupun juga ada kendaraan umum yang terlihat setiap harinya. Ini bisa dianggap bahwa masyarakat lebih senang menggunakan kendaraan pribadi daripada kendaraan umum seperti bus, angkutan umum, transjakarta ataupun kereta untuk berpergian ke kantor atau sekedar jalan-jalan saya, walaupun ada juga yang menggunakan kendaraan umum untuk mengantar mereka ke kantor ataupun ketempat-tempat lainnya. Kebanyakan kendaraan yang memadati jalanan ibu kota setiap harinya adalah kendaraan milik karyawan-karyawan yang bekerja disekitar ibu kota. Dari menjamurnya kendaraaan pribadi dijalanan ibu kota setiap harinya tentunya menimbulkan dampak yang merugikan pula, misalnya kemacetan. Kemacetan bisa diredam jika masyarakat yang menggunakan kendaraan pribadi beralih menggunakan kendaraan umum setiap harinya, dengan begitu kemacetan akan berkurang sedikit demi sedikit. Untuk itu perlu adanya kesadaran dari masyarakat itu sendiri mengenai keuntungan menggunakan kendaraan umum daripada menggunakan kendaraan pribadi. Lebih spesifiknya program ini akan ditujukan kepada karyawan-karyawan yang berkerja di perusahaan State Bank of India (SBI) di daerah Sudirman, Jakarta Pusat. Terdapat 85 orang karyawan yang menggunakan kendaraan pribadi untuk mengantar mereka ke kantor atapun ketempat lainnya.

Judul Program
Mengubah Kebiasaan Karyawan yang Lebih Sering Menggunakan Kendaraan Pribadi untuk Beralih Menjadi Menggunakan Kendaraan Umum.

Sasaran
Para karyawan di perusahaan State Bank of India yang menggunakan kendaraan pribadi. 
Kajian Teoritis
Setelah mengetahui permasalahan diatas dapat dilakukan pendekatan-pendekatan untuk merubah kebiasaan para karyawan yang bekerja di Jakarta dari yang selalu menggunakan kendaraan pribadi untuk beralih menggunakan kendaraan umum adalah dengan menggunakan pendekatan Humanistik. Teori pendekatan humanistik adalah pendekatan dimana manusia dihargai sebagai insan manusia yang potensial, (mempunyai kemampuan kelebihan–kekurangannya dll), diperlukan dengan penuh kasih sayang, hangat, kekeluargaan, terbuka, objektif dan penuh kejujuran serta dalam suasana kebebasan tanpa ada tekanan/paksaan apapun juga.
Dengan menggunakan pendekatan humanistic dalam program ini secara bertahap kita bisa merubah kebiasaan mereka tersebut. kita selaku fasilitator dapat memaparkan secara terbuka dampak-dampak yang ditimbulkan apabila semakin hari semakin banyak orang yang menggunkan kendaraan pribadi untuk berpergian. Misalnya, jika semakin banyak karyawan yang menggunkan kendaraan pribadi untuk menuju ke kantor mereka, mereka pasti akan mengeluarkan tenaga ekstra karena harus menghadapi kemacetan setiap harinya, selain itu mereka harus mengeluarkan biaya tambahan untuk membeli bahan bakar yang cepat habis akibat dari macet dan yang dampak yang paling merugikan untuk kelangsungan hidup manusia adalah asap yang timbulkan oleh kendaraan bermotor yang dapat menimbulkan pemanasan global.
Dalam hal ini, model pembelajaran yang cocok ialah menggunakan Model Pembelajaran Kontekstual (Contextual Teaching and Learning/CTL) merupakan suatu proses pendidikan yang holistik dan bertujuan memotivasi peserta belajar untuk memahami makna materi yang diberikan dengan mengkaitkan materi tersebut dengan konteks kehidupan mereka sehari-hari. model pembelajaran ini merupakan konsep belajar yang membantu failitator mengaitkan antara materi yang diberikan dengan kondisi nyata masyarakat tersebut sehingga manfaatnya akan terasa pada setiap masyarakat tersebut.
Dalam menyampaikan maksud dan tujuan kami ke karyawan-karyawan tersebut menggunakan cara penyuluhan. Didalam penyuluhan tersebut metode yang digunakan adalah lacture atau ceramah dan praktek. Dengan ceramah, tutor menyampaikan informasi kepada peserta yang mana peserta penyuluhan disini adalah khususnya para karyawan tentang dampak-dampak yang ditimbulkan jika semakin banyak orang yang menggunakan kendaraan pribadi, dampak-dampak tersebut ialah seperti kepadatan lalu lintas, menguras tenaga, meningkatkan biaya pengeluaran setiap bulannya, merusak lingkungan akibat dari asap yang ditimbulkan dari kendaraan tersebut.
Untuk lebih meyakinkan para peserta penyuluhan tutor juga bisa menambahkan dengan metode practice by doing atau praktek. Dengan praktek tutor dapat mengajak langsung para peserta untuk pergi kesuatu tempat dengan menggunakan kendaraan umum misalnya transjakarta. Biarkan para peserta tersebut menyesuaikan dirinya dengan lingkungan disekitarnya.
Jika proses ceramah dan praktek telah diikuti oleh para karyawan-karyawan tersebut dan ternyata respon mereka baik itu berarti awal dari perubahan yang berawal dari kelompok kecil telah berjalan dengan baik. Jika dikemudian hari para karyawan-karyawan yang mengikuti penyuluhan ini mengajak karyawan lain yang tidak ikut penyuluhan untuk berkerjasama beralih ke kendaraan umum, maka karyawan-karyawan tersebut telah berubah baik dari segi sikap dan perilaku serta cara berfikir mereka.

Rancangan Kegiatan
Tahap pelaksanaan program yaitu sebagai berikut :
Hal pertama yang akan saya lakukan adalah berkerjasama dengan atasan yang berwenang diperusahaan SBI untuk mensosialisasikan program ini. Selanjutnya menyebar dan menempel poster-poster ditempat yang strategis sehingga banyak orang yang melihat. Poster-poster tersebut berisi tentang dampak-dampak dari bertambahnya kendaraan bermotor serta mengajak para karyawan yang biasanya menggunakan kendaraan pribadi untuk beralih ke kendaraan umum, dan diposter tersebut mengajak para karyawan untuk mengikuti penyuluhan yang akan membahas tentang keuntungan menggunakan kendaraan umum.
Pada penyuluhan ini, terdapat dua orang pemberi materi yang akan memberikan materi yang berbeda. Pertama pemberi materi dari konsultan ekonomi yang akan membahas tentang ekonomi keluarga jika selalu menggunakan kendaraan pribadi, dan yang kedua ialah pemberi materi dari pihak Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (BPLH) Jakarta yang akan memberikan materi tentang lingkungan hidup dan dampak-dampak yang ditimbulkan jika semakin banyak masyarakat yang menggunakan kendaraan pribadi untuk berpergian kemana saja.
Para karyawan yang hadir akan diberikan informasi oleh pengisi materi dari pihak BPLH Jakarta tentang kerugian jika semakin banyak kendaraan bermotor dijalanan jakrta setiap harinya. Selain itu, pengisi materi juga akan memberikan informasi tentang keuntungan menggunakan kendaraan umum yang berkaitan dengan lingkungan sekitar. Selanjutnya para karyawan dari perusahaan SBI akan diberikan informasi baru yang berkaitan dengan perekonomian keluarga yang materinya akan disampaikan oleh pihak konsultan perekonomian. Diharapkan dari materi yang sudah diberikan oleh pengisi acara, para karyawan dapat merubah pemikiran serta sikap dan perilaku mereka untuk mewujudkan Jakarta yang nyaman.
Sebagai tindak lanjut dari penyuluhan ini, fasilitator akan mengajak para karyawan untuk mulai menggunakan kendaraan umum. Sebagai awalnya fasilitator akan membuat hari khusus untuk karyawan menggunakan kendaraan umum kemanapun mereka pergi
             Untuk memonitoring para karyawan yang sudah atau sedang melakukan program yang direncanakan untuk menggunakan kendaraan umum kemanapun mpara karyawan pergi, fasilitator membuat sebuah akun jejaring social yang mana para karyawan dapat mengunggah foto atau pun cerita mereka ketika mereka berada di angkutan umum. Dan diharapkan karyawan yang sudah mengikuti penyuluhan ini dapat mengajak teman atau saudara yang berkerja menggunakan kendaraan pribadi untuk beralih menggunakan kendaraan umum, supaya perubahan yang terjadi akan semakin dirasakan.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar